Kemegahan Masjid Istiqlal Jakarta – The Largest Mosque in Southeast Asia #WalkingStory #Jakarta #indonesia

Masjid Istiqlal (bahasa Arab: مسجد الاستقلال) (bahasa Indonesia: Masjid Kemerdekaan) adalah sebuah masjid nasional yang berada di kota Jakarta Pusat, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Masjid ini menjadi masjid terbesar di Asia Tenggara dan masjid terbesar keenam di dunia dalam hal kapasitas jamaah.[1] Dibangun untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, masjid nasional Indonesia ini diberi nama “Istiqlal”, kata bahasa Arab untuk “kemerdekaan”. Masjid ini dibuka untuk umum pada tanggal 22 Februari 1978. Di dalam Jakarta, masjid ini terletak di sebelah Istana Merdeka dan Gereja Katedral Jakarta (Katolik) dan juga Gereja Immanuel (Presbiterian).[2][3][4]

Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Soekarno dan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan masjid ini juga dilakukan oleh Soekarno–presiden pertama Indonesia–pada tanggal 24 Agustus 1961. Kemudian proyek masjid ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban, anak dari pendeta Lutheran tradisional yang lebih dikenal dengan nama Huria Kristen Batak Protestan. Desain masjid ini mengusungkan tema “Ketuhanan”.[6]

Masjid ini memiliki gaya arsitektur formalisme baru dan internasional; dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat. Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. Bangunan utama itu dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Minaret tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari 200.000 Jemaah.[7]

The Istiqlal Mosque (Arabic: مسجد الاستقلال‎) (Indonesian: Independence Mosque) is a national mosque located in the city of Central Jakarta, Special Capital Region of Jakarta Province, Indonesia. This mosque is the largest mosque in Southeast Asia and the sixth largest mosque in the world in terms of congregation capacity.[1] Built to commemorate Indonesian independence, this national Indonesian mosque is named “Istiqlal”, the Arabic word for “independence”. This mosque was opened to the public on February 22, 1978. Within Jakarta, this mosque is located next to the Merdeka Palace and the Jakarta Cathedral Church (Catholic) and also the Immanuel Church (Presbyterian).[2][3][4]

The construction of this mosque was initiated by the President of the Republic of Indonesia at that time, Soekarno and the laying of the first stone as a sign of the start of the construction of this mosque was also carried out by Soekarno-the first president of Indonesia-on August 24, 1961. Then the project of this mosque was architected by Friedrich Silaban, son of a Lutheran pastor known as Huria Kristen Batak Protestant. The design of this mosque carries the theme “Divinity”.[6]

This mosque has a new and international formalism architectural style; with marble walls and floors, decorated with geometric ornaments in stainless steel. The main building of this mosque consists of five floors and one ground floor. The main building is crowned with a large dome with a diameter of 45 meters which is supported by 12 large pillars. A single minaret with a total height of 96.66 meters rises in the south corner of the mosque’s hall. This mosque can accommodate more than 200,000 worshippers.[7]

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Istiqlal
Maps: https://goo.gl/maps/YYLmRYVG5GobCR7A9

WalkingStory, WalkingStoryJakarta, jakarta, indonesia, walking, travel, travelling, jalan, pejalan, jalanjalan, virtualtour, virtual, virtualyoutuber, virtualvideo, virtualwalk, virtualviewing, virtualphotography, masjidistiqlal, Istiqlal, istiqlalmosque, Masjid Istiqlal, Istiqlal Mosque, wajah baru Masjid Istiqlal, masjid istiqlal jakarta, rumah ibadah, masjid terbesar di asia tenggara, istiqlal mosque jakarta, gereja katedral, big mosque, walking around jakarta, istiqlal, jalan jalan, travel diary, travel vlog, vlog jalan jalan, tempat ibadah, pasar baru, krl jabodetabek, stasiun krl, enjoy jakarta, jakarta tourism, biggest mosque, indonesian mosque, masjid di indonesia

Comments are closed.